Untuk info seminar dan mengundang sebagai pembicara seminar hubungi 021-7364885 atau via email: jarotwj@yahoo.com

Sabtu, 04 Desember 2010

SEGALA SESUATU MUNGKIN

Orang yang sukses adalah orang yang berpikir bahwa segala sesuatu mungkin, atau tidak ada yang mustahil. Artinya bahwa dalam setiap hal yang ia alami ia selalu berpikir positif, selalu berpikir bahwa segala sesuatu mungkin, bahkan ada hal-hal yang baik yang bisa diambil dari hal-hal yang buruk yang dialami.

Sebuah kisah nyata dari seorang bernama Goris Yanto yang akrab dikenal sebagai sopir bus jurusan Kupang-kapan PP. Profesi ini sudah digelutinya sejak tahun 1970-1982. Ketika jumlah tabungannya mencapai 5 juta, ia nekat membeli sebuah bus bekas. Pria bertubuh besar ini semakin larut dalam pekerjaannya itu. Namun malang tak dapat ditolak ketika bulan Mei tahun 1986, bus yang dikemudikannya masuk jurang.

Goris benar-benar shock. Bus tuanya hancur. Beruntung 20 orang penumpangnya selamat. Tetapi persoalan hidup yang lain segera menyergapnya lantaran ia tidak punya uang untuk membeli bus lagi, sementara bus tuanya sudah hancur dan tidak ada asuransinya. Di sisi lain ia harus segera mendapatkan penghasilan untuk menghidupi keluarganya. Baginya pekerjaan sebagai sopir bus adalah andalan satu-satunya yang bisa ia kerjakan untuk menghidupi keluarganya. Di tengah himpitan hidupnya, muncul ide untuk berjualan patung khas Kupang. Kebetulan ia masih memiliki uang 200 ribu.

Ia ingat selama ini ia sering mengantar turis asing untuk berbelanja patung-patung itu di daerah Oesapa, Kupang. Jadi sedikit banyak ia tahu selera para turis tentang patung khas Kupang tersebut. Berbekal 200 ribu itulah ia mulai membeli patung-patung kecil yang kemudian membelokkan keberuntungannya. Itulah awalnya ia memulai bisnis patung yang sekarang memiliki omzet 30-40 juta dalam satu bulan. Bahkan ia memiliki 14 pekerja yang membantunya membuat patung-patung Oesapa.

Dari kisah ini, kita mendapat sebuah inspirasi, bahwa justru sebuah kemalangan, sebuah masalah, justru sering membuat seseorang menemukan peluang bisnis baru. Orang yang bekerja, nyaman, maka tidak terpikir untuk pindah pekerjaan, pindah bagian, pindah kehidupan, pindah jenis pekerjaan. Tetapi ketika keadaan memaksa, justru sering akan melemparkan orang ke tempat yang lebih baik, kalau saja ia bisa berpikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Segala sesuatu adalah mungkin. Dalam setiap perkara selalu ada baiknya.

Kisah yang lain lagi saya dapat dari Timor Leste. Pastur Tan
Soei Ie adalah seorang perintis pengkaderan para petani di Dare, Dilli, Timor Leste. Kecintaannya terhadap pertanian membuatnya ingin tetap berkarya dan tetap berhubungan dengan alam, sekaligus memberikan kontribusi yang baik terhadap petani. Pastur Tan berkenalan dengan seorang muridnya yang bernama Suhendro, yang memperkenalkannya pada bisnis pupuk cacing, yang disebut pupuk kascing, pupuk bekas cacing. Berbekal 200 kg cacing Lumbicus Rubelus, Pastur Tan bisa menghasilkan bisa memproduksi 3 ton cacing per bulan dengan pendapatan 40-an juta perbulan.

Segala sesuatu mungkin. Apa saja yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh, maka pasti ada hasilnya. Setiap hal terjadi pasti ada baiknya. Itu adalah pikiran orang sukses. Orang sukses berpikir optimis. Orang sukses berpikir bahwa setiap kejadian, pasti ada sesuatu di balik semua itu. Setiap ada awan, pasti ada hujan, ada hujan pasti ada air yang dibutuhkan. Setiap ada geledek, ada petir, ia tidak takut, ia berpikir positif karena pasti akan datang hujan yang mendatangkan air yang dibutuhkan. Berpikir positif itu, segala sesuatu mungkin harus terus dimiliki untuk menjadi orang sukses.

HAL BURUK DAN HAL BAIK

Orang sukses adalah orang yang memiliki motivasi yang kuat sekali. Masalahnya bagaimana agar kita bisa memiliki motivasi yang kuat. Saya berikan dua tips berikut.

Pertama, bayangkan hal yang terburuk, yang terjelek yang bisa terjadi dalam kehidupan anda. Rasakan betapa sakitnya bila ada dalam keadaan itu. Dan gunakan rasa sakit itu sebagai pemicu motivasi. Contoh, bayangkan seandainya hal buruk ini terjadi. Anda berumur 50 tahun, terserang stroke, anak masih kecil-kecil, tidak bisa bekerja lagi, istri yang cantik terpaksa bekerja di luar rumah. Anda hidup di kursi roda dalam kelumpuhanmu dan istrimu sering pulang malam karena harus mencari nafkah. Seandainya istrimu tidak selingkuh pun, engkau akan dihantui kecemburuan bahwa dia selingkuh. Engkau akan marah-marah dengan istrimu, cemburu dan penyakitmu bertambah parah. Engkau semakin menderita. Sanggupkah engkau mengalami hal semacam itu? Jika engkau membayangkan hal yang buruk itu dan engkau tidak sanggup menghadapinya, maka gunakan itu sebagai motivasi. Mulai sekarang saya akan makan yang sehat. Berhenti merokok, olahraga dan istirahat teratur, supaya saya tidak kena stroke pada usia yang kelima puluh. Bacalah buku-buku, hadirilah seminar tentang pola makan sehat, supaya engkau tahu menu yang sehat, hal-hal yang beracun, yang menimbulkan kanker atau stroke, supaya engkau mengerti dan menghindari hal itu. Engkau bisa memperpanjang umurmu atau memperpendek umurmu, pilihan itu ada di tanganmu. Hanya pikirkan hal yang terburuk itu untuk memotivasi hidupmu.

Kedua, bayangkan hal-hal baik untuk menambah motivasi. Misalnya, engkau bisa membayangkan sudah berumur lima puluh tahun. Engkau masih segar-bugar. Engkau masih bisa bekerja. Anak-anak sekolah di tempat yang baik. Istrimu bahagia dan setia. Ada waktu untuk bercengkerama di rumah ketika anak-anak usia remaja mereka butuh pendampingan. Hal yang terbaik ini juga bisa dibayangkan untuk memberikan motivasi dan menambah semangat memiliki pola hidup sehat.

Hal yang lain juga bisa kita bayangkan yang berhubungan dengan ekonomi. Engkau mengalami kebangkruta, mengalami PHK, atau hal-hal terburuk yang bisa terjadi, lalu gunakan hal itu untuk memotivasi bahwa saya tidak mau mengalami hal itu. Supaya itu tidak terjadi pada saya, apa yang harus kita lakukan. Bayangkan juga hal yang baik, lalu gunakan itu sebagai motivasi.

Bagi orang sukses, hal baik atau hal buruk keduanya sama-sama berdampak memberi motivasi. Bagi seorang pecundang hal-hal buruk membuat ia patah semangat, hal-hal yang baik membuat ia malas, merasa aman dan tidak berbuat apa-apa. Sehingga suatu saat ketika ada kejutan oleh hal buruk, maka hidupnya jadi berantakan. Jadi biasakan memilik attitude sukses untuk menjadi orang sukses.